Harga makanan
Bahan makanan dapat ditemui di berbagai tempat, di pasar, supermarket, juga di pedagang-pedagang sayur di dekat tempat tinggal kita baik yang keliling ataupun yang di tempat. Masing masing menyediakan bahan makanan untuk konsumsi masyarakat di sekitarnya.
Pedagang keliling dan pedagang sayur biasanya menjual bahan makanan yang segar hasil dari pembelian di pasar tradisional dan dijual di sekitar rumah-rumah penduduk. Harga barangnya biasanya sedikit lebih mahal daripada harga barang yang dijual di pasar, dan tergantung atas permintaan dan penawaran pasar. Di pasar, harga yang berlaku merupakan kombinasi harga pabrik dan harga berdasarkan permintaan dan penawaran.
Harganya fluktuatif tergantung dengan penyediaan barang, terutama harga bahan sembako. Anda dapat menawar harga bahan makanan di pasar, dan menemukan lebih banyak variasi bahan makanan. Sedangkan di supermarket, harga barang yang dipasarkan merupakan harga tetap, tidak dapat ditawar. Supermarket didesain dengan konsep one-stop-shopping dimana anda dapat menemukan barang kebutuhan sehari-hari diluar bahan makanan hanya dengan mengunjungi satu tempat saja.
Penyediaan barang terutama bahan makanan di supermarket cukup lengkap walaupun tidak sesegar bahan makanan yang dijual di pasar tradisional. Supermarket adalah solusi untuk berbelanja dengan nyaman, fun dan praktis.
Harga bahan makanan terutama bahan makanan pokok yang berlaku di pasaran, tergantung pada suplai barang dan permintaan pasar. Pada momen-momen tertentu harga bahan makanan, terutama bahan sembako meningkat drastis.
Hal ini disebabkan karena tingginya permintaan, dan walaupun suplai juga meningkat namun harga barang tetap tinggi. Namun setinggi-tingginya harga bahan makanan pada saat Hari Raya, masyarakat masih tetap akan membeli bahan dan meningkatkan keuntungan para penjual.
Namun harga bahan makanan akan kembali normal beberapa saat setelah hari raya berakhir. Pada saat suplai barang sedikit akibat terjadi penimbunan, harga bahan makanan tertentu menjadi naik berkali-kali lipat lebih tinggi dari harga sebelumnya. Tingginya harga barang mengakibatkan kerugian namun juga meningkatkan harga bahan pengganti.
Comments (0)Sumber-sumber makanan
Pada suatu ekosistem, sumber makanan suatu mahluk berasal dari mahluk lainnya. Misalnya tikus memakan padi yang nantinya tikus tersebut adalah makanan untuk ular. Kecuali tumbuhan, tidak ada mahluk yang dapat memproduksi makanannya sendiri dari alam tanpa sumbangsih dari mahluk lainnya.
Setiap mahluk bertahan hidup dengan memakan mahluk hidup lainnya begitu juga manusia. Proses makan memakan ini dinamakan rantai makanan. Rantai makanan ini akan selalu berputar dan tidak berhenti. Bahkan mahluk terkuat dan terbesar dari rantai makanan tersebut, contohnya ular, masih tetap menyambung rantai makanan dimana bangkai dari binatang tersebut akan menjadi unsur-unsur mineral di dalam tanah yang berguna sebagai bahan untuk tumbuhan memasak makanan.
Pada manusia, sumber makanan berasal baik dari tumbuhan juga dari binatang. Sumber yang berasal dari tumbuhan disebut sumber nabati sedangkan dari binatang disebut sumber hewani. Dari tumbuhan, makanan mengandung berbagai macam kandungan seperti vitamin, karbohidrat, lemak, serat, juga kandungan protein nabati. Sedangkan pada binatang, manusia dapat memperoleh manfaat dari lemak dan juga protein hewani.
Kedua sumber makanan tersebut membawa masing-masing manfaat terhadap kebutuhan nutrisi manusia. Karbohidrat, lemak, dan protein berguna sebagai bahan bakar tubuh, vitamin berguna sebagai pelengkap nutrisi dan detoksifikasi racun sedangkan serat berguna untuk melancarkan pencernaan. Kombinasi konsumsi 2 sumber makanan tersebut amat baik untuk kesehatan tubuh dengan proporsi makanan yang seimbang antara sumber makanan hewani juga nabati.
Comments (0)Guna Makanan
Mahluk hidup, terutama manusia dari baru lahir hingga dewasa membutuhkan makanan. Kebutuhan untuk mengkonsumsi makanan baru akan berhenti bila manusia tersebut sudah meninggal.
Makanan yang kita makan dan telah dihancurkan oleh gigi diproses oleh saluran pencernaan kemudian sari sarinya diserap oleh usus lalu diedarkan ke seluruh tubuh melalui darah. Makanan selain berguna sebagai bahan bakar untuk beraktivitas juga berguna untuk regenerasi sel yang akan terus menerus berproses hingga usia tertentu dan kemudian perlahan-lahan menurun.
Pada usia tua, tidak semua zat makanan dapat diproses secara sempurna oleh tubuh. Oleh karena itu konsumsi makanan harus benar-benar diperhatikan dan dalam mengkonsumsi makanan tidak boleh berlebih. Seperti contohnya protein, yang dapat mengakibatkan asam urat jika berlebihan mengkonsumsinya pada usia tua.
Comments (0)
