Etika Makan (Table Manners)

 23 April 2008 by koki under Etika Makan

table-manner-tipsEtika makan atau Table Manners adalah aturan yang harus dilakukan saat bersantap bersama di meja makan.

Etika makan diperkenalkan oleh bangsa Eropa melalui berbagai artikel menarik yang merupakan aturan standar terutama saat bersantap bersama-sama di sebuah acara resmi atau acara makan bersama di keluarga besar.

Setiap negara memiliki aturan meja makan yang berbeda-beda. Namun, ada beberapa aturan dasar yang terdapat di setiap etika makan, yaitu :

  • Makan dengan mulut yang tertutup saat mengunyah makanan
  • Berbicara dengan volume suara yang rendah
  • Tutupi mulut saat batuk atau bersin
  • Jangan menyandarkan punggung di sandaran kursi
  • Jangan menimbulkan suara saat mengunyah makanan
  • Jangan memainkan makanan dengan peralatan makan
  • Jangan mengejek atau memberitahu seseorang bahwa dia memiliki etika makan yang buruk
  • Jangan bersendekap di meja makan
  • Selalu meminta ijin ke empunya acara saat akan meninggalkan meja makan
  • Jangan menatap mata orang lain saat dia sedang makan
  • Jangan berbicara di telepon di meja makan. Meminta ijinlah saat anda benar benar harus menjawab telepon, dan meminta maaflah saat kembali.
  • Jangan menimbulkan suara saat memakan sup
  • Letakkan garpu di sebelah kiri dan garpu disebelah kanan bersama-sama di arah jam 5 di atas piring dengan bagian pisau yang tajam menghadap ke dalam. Ini menandakan bahwa anda telah selesai makan.
  • Lap yang disediakan di atas meja tidak boleh digunakan
  • Jangan menghilangkan ingus dengan lap tangan. Lap yang disiapkan untuk anda hanya untuk membersihkan mulut bila kotor
  • Jangan mengambil makanan dari piring orang lain dan jangan memintanya juga
  • Telan semua makanan yang ada di mulut sebelum minum
  • Jangan menggunakan tangan saat mengambil makanan yang tersisa di dalam mulut, gunakan tusuk gigi
  • Usahakan untuk mencicipi semua makanan yang disediakan
  • Tawarkan ke orang di sebelah anda saat anda akan menuangkan minuman ke gelas anda
  • Sisakan makanan sedikit bila anda tidak ingin atau tidak sanggup menghabiskan makanan
  • Tunggu ada aba-aba untuk mulai memakan makanan yang dihidangkan
  • Menambahkan bumbu setelah mencicipi makanan dianggap kasar dan menghina koki
  • Kecuali di restoran, jangan minta untuk menyingkirkan sisa makanan anda kecuali acara makan sudah selesai dan jangan pernah melakukan bila diundang ke acara formal.
  • Jangan lupakan satu hal yang umum, jangan lupa untuk selalu mengatakan ‘tolong’ dan ‘terima kasih’ setiap kali anda meminta bantuan

23 Comments

 

Leave a comment

  1. wah, ok infonya, thanks ya! tapi pasti masih banyak lagi info ttg table manner yg belum saya tahu :D kalo ada tambahkan lagi ya :)

    salam

    Comment by izki — 10 December 2008 @ 19:43

  2. [...] menyajikan berbagai informasi mengenai makanan mulai dari informasi umum seputar makanan hingga table manner atau sikap saat di meja [...]

    Pingback by Resep makanan sederhana | DUNIA MAKANAN . COM — 1 May 2009 @ 21:37

  3. [...] rumah adalah ajang untuk berkumpul keluarga, saat ini kebiasaan tersebut mulai berubah dimana para anggota keluarga berkumpul di restoran tertentu selama jangka waktu tertentu misal seminggu sekali atau sebulan [...]

    Pingback by Makanan sebagai gaya hidup | DUNIA MAKANAN . COM — 1 May 2009 @ 22:24

  4. ribbet bgt….yang beginian kalo kita keturunan bangsawan kaleee

    Comment by amoy — 24 May 2009 @ 23:53

  5. Ada tambahan dikit,… mengambil makanan dari makanan yang paling dekat (bukan yang paling besar :) )

    Comment by Erni Fajarwatie — 3 November 2009 @ 08:45

  6. [...] rumah adalah ajang untuk berkumpul keluarga, saat ini kebiasaan tersebut mulai berubah dimana para anggota keluarga berkumpul di restoran tertentu selama jangka waktu tertentu misal seminggu sekali atau sebulan [...]

    Pingback by Makanan sebagai gaya hidup « Yuniiunie's Blog — 20 January 2010 @ 18:16

  7. thanks infonya sekarang aku sudah tahu tentang etika makan yg benar

    Comment by prayogo — 30 January 2010 @ 01:50

  8. trims y. . . . . . . atas informasi ttg table manner

    Comment by PANDU — 9 April 2010 @ 17:26

  9. Mungkin yg kurang cocok disini : usahakan mencicipi semua makanan yang disediakan. Kalau di Jawa mungkin dianggap “nggragas” kali ya….

    Comment by Heinrich — 28 April 2010 @ 19:42

  10. Biza di Tambah ma gambar-gambarnya gitu gak coz agak kurang paham

    Comment by Antie — 1 June 2010 @ 20:26

  11. sangat bermanfaat nih infonya…
    terimakasih ya?

    Comment by nining — 14 June 2010 @ 02:44

  12. haha..tapi susah jga ya kalo makan sayarnya pakai sendok sayur yang sudah disediakan..

    Comment by indyastari — 8 July 2010 @ 16:26

  13. Thanks y atz info’y.
    krena info’y kami jadi menggerti tentang etika makan yang benar

    Comment by Eva — 29 October 2010 @ 19:25

  14. nhe info yg sngat brmanfaat.
    trima ksih atas ilmu pngethuan yg anda sebarkn.

    Comment by fathier — 19 December 2010 @ 22:53

  15. materi yang sangat berguna.

    Mohon ijin copas untuk menambah materi blog kami mengenai dunia ajudan dan protokoler.

    Semoga makin menambah khazanah keilmuan kita semua.

    Silahkan mampir dan terimakasih

    Irwan

    Comment by irwan — 26 December 2010 @ 11:33

  16. info yg sgt menarik dan berguna..
    thanks…

    Comment by hanna_raz — 20 March 2011 @ 17:15

  17. wah udah gak sabar nich moo ngehdapin table manner klo bisa info.y dlengkapin yapzt …….???????

    Comment by indrhey — 25 March 2011 @ 17:40

  18. tolong lebih di perlengkap…………

    Comment by herry.mantiri — 20 April 2011 @ 01:10

  19. Terimakasih…

    Comment by Agus Naufal — 28 April 2011 @ 09:15

  20. hohohoh….merry christmas……

    Comment by mayazatol — 24 June 2011 @ 18:20

  21. ok.. utk tambahan refensi pr dio disekolah…

    Comment by luciana — 23 November 2011 @ 00:32

  22. mungkin bisa utk melengkapi, ketika membersihkan/mengambil sisa makanan di mulut menggunakan tusuk gigi, tutupi mulut dengan tangan yang bebas. thanx

    Comment by Lann Aprilia — 14 February 2012 @ 09:09

  23. ditambah, tidak boleh bersendawa (jawa: glege’an) di depan umum ato mengorek hidung. heheheh…

    Comment by Lann Aprilia — 14 February 2012 @ 09:11

 

Leave a comment